Waspada! Surabaya Dilewati Dua Patahan Aktif Berpotensi Gempa
Budi Prasetyo
Surabaya
RILISID, Surabaya — Pengamat geologi dari Institute Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya, Jawa Timur, Amien Widodo, mengatakan, ada dua patahan aktif di Surabaya yang berpotensi untuk menyebabkan gempa. Kedua patahan itu dikenal dengan sebutan sesar Surabaya.
"Kementerian PUPR tahun 2010 sudah merilis peta patahan sesar dan direvisi kalau tahun 2017 hanya 281 termasuk di sesar Surabaya. Yakni dari Mayjend Sungkono Margimlulyo menuju ke barat sampai Cerme di Gresik," kata Amien, Selasa (2/10/2018).
Amien mengatakan, patahan kedua tersebut memanjang melewati sejumlah kabupaten yakni mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk hingga Madiun.
"Yang kedua di daerah Warung Karangpilang menuju ke Barat melewati Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk sampai Saradan," katanya.
Amien menegaskan, di Jawa Timur sendiri ada lima patahan aktif yang memang rawan terjadi gempa. Dari beberapa literatur, kata Amin, memang ada beberapa gempa terjadi di Jawa Timur.
"Wongsorejo, Banyuwangi, Probolinggo, Pasuruan, Surabaya ada dua dan kalau dihitung sekitar lima garis," katanya.
Amien menjelaskan, dari hasil kajian, patahan itu bisa menyebabkan patahan sampai dengan kekuatan 6 skala rickter.
"Antisipasinya harus segera melaporkan ke pemerintah kota bangunan itu kuat apa tidak. Nantinya harus ada pendataan," pungkasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
