Waspada, DBD Kembali Serang Desa Sukaraja, Gedongtataan

Darmansyah Kiki

Darmansyah Kiki

Pesawaran

24 Februari 2020 10:01 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILISID, Pesawaran — Penyakit Demam berdarah dengue (DBD) kembali menyerang warga Desa Sukaraja Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran. Setidaknya ada enam orang yang positif DBD.

Kepala Dusun Sukaraja 5 Desa Sukaraja, Sunarto, mengatakan penyakit DBD dipastikan mulai timbul sejak musim penghujan pada Desember 2019.

Namun, kata Narto –sapaan akrabnya, di lingkungan dusunnya belum belum pernah ada upaya pencegahan atau imbauan dari pihak Dinas Kesehatan (Diskes) melalui puskesmas. Seperti melalukan pengasapan terfokus (fogging focus).

"Sebelumnya tidak pernah ada fogging. Apa nunggu korban lagi," kata Narto melalui teelpon genggamnya, Sabtu (21/2/2020).

Dia menjelaskan, nyamuk dewasa aedes aegypti yang menyebarkan DBD marak pada waktu musim penghujan. Pada waktu itulah seharusnya instansi mulai melakukan pencegahan atau imbauan dengan cara turun ke desa.

"Tapi, yang saya tahu tidak seperti itu. Kalau sudah ada banyak warga yang masuk rumah sakit atau Puskesmas, barulah intansi terkait kasak-kusuk turun ke bawah atau hanya mengecek kondisi korban DBD di RS," jelasnya.

Terkait DBD di dusunnya, Narto berharap  pihak terkait segera melakukan pengasapan. Sebab, DBD setiap tahunnya selalu terjadi.

"Sudah setiap tahunnya kasus ini terjadi. Bahkan di lingkungan kami sendiri tahun lalu ada tiga orang yang terkena DBD. Tentunya saya berharap pengasapan segera agar nyamuk dewasa aedes aegypti hilang," ungkapnya.

Sekretaris Diskes Pesawaran, Widodo, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menyarankan wartawan media ini datang ke kantor Diskes pada Senin (24/2/2020).

”Besok aja datang ke kantor temui kabid atau P2. Saya lagi ada acara," tulisnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya