Tujuh Kapal Pelni Siap Angkut Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Sulteng
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Sebanyak tujuh kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) siap diberangkatkan dan mengangkut bantuan kemanusiaan dari dan ke Palu, Sulawesi Tengah.
Menurut Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero), Ridwan Mandaliko, ada tujuh titik pelabuhan pengiriman dan meliputi Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Tanjung Perak di Surabaya, Soekarno Hatta di Makassar, Pelabuhan Nusantara di Pare-pare, Pelabuhan Semayang di Balikpapan dan Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara serta Biak di Papua.
"Pelni juga menyiapkan tujuh kapal masuk ke Pantoloan untuk membantu warga yang akan mengungsi ke Makassar, Bau-bau, Balikpapan, Surabaya dan Bontang,” jelasnya.
Ridwan mengatakan, Kamis (4/10/2018) akan diberangkatkan kapal Camara Nusantara 3 dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Kapal serba guna ini rencananya akan berangkat pukul 16.00 WIB.
"Bagi warga yang akan mengirim barang bantuan kemanusiaan ke Palu, PT Pelni (Persero) membuka tenda registrasi bantuan di depan Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta mulai Rabu ini,” katanya.
Sedangkan tujuh kapal yang disiapkan terdiri KM. Dobonsolo, Ciremai, Bukit Siguntang, Lambelu, Labobar, Binaiya, Egon, serta dua kapal Tol Laut terdiri KM Camus 3 dan KM. Lognus 1.
“Untuk membantu mobilitas bantuan kami mendapat penugasan dari Kemenhub untuk menyiapkan delapan kapal dan tujuh pelabuhan pengirman dari beberapa daerah, termasuk dari Jakarta disiapkan KM. Canus 3 dari Tanjung Priok,” katanya.
Kota Palu dan Kabupaten Donggala diguncang gempa bumi bermagnitudo 7,4 skala richter pada Jumat, 28 September 2018 lalu.
Ribuan orang meninggal dunia dan luka-luka serta puluhan ribu jiwa mengungsi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
