Tolak Union Busting, Buruh FSPMI Gruduk Kedubes Jepang

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

12 September 2018 15:15 WIB
Daerah | Rilis ID
FOTO: Instagram
Rilis ID
FOTO: Instagram

RILISID, Jakarta — Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggeruduk Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan union busting yang terjadi di PT Panasonic Gobel Energy Indonesia, Cibitung, Bekasi.

Dalam aksinya, buruh mendesak Kedutaan Besar Jepang untuk menegur pengusaha di perusahaan tersebut karena Panasonic adalah perusahaan dengan modal asing dari Jepang.

"Kembalikan budaya Panasonic. Selama ini Panasonic mengedepankan dialog sosial dan tidak melakukan union busting. Tetapi mengapa Panasonic di Cibitung ini melakukan union busting?" Kata Sekretaris Umum PP SPEE FSPMI Selamet Riyadi di depan Kedubes Jepang.

Union busting adalah suatu praktek yang dilakukan oleh perusahaan atau pengusaha yang berupaya untuk menghentikan aktivitas serikat pekerja/serikat buruh di perusahaannya.

Salah satu bentuk dugaan union busting adalah pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Ketua PUK SPEE FSPMI PT PECGI, Jufrizal.

Selain itu, juga ada intimidasi dan kriminalisasi terhadap pengurus serikat pekerja.

Sebelumnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat SPEE FSPMI, Judy Winarno mengatakan, permasalahan ini berawal ketika Jufrizal dan kawan-kawannya membentuk serikat pekerja FSPMI di PT Panasonic Gobel Energy Indonesia. Di perusahaan tersebut sudah ada Serikat Pekerja Panasonic Gobel (SPPG).

“Jufrizal memilih bergabung dengan FSPMI, karena merasa SPPG sudah tidak amanah lagi dalam memperjuangkan hak-hak buruh,” kata Judy.

Sejak FSPMI kembali terbentuk di perusahaan tersebut, terjadilah perselisihan.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya