Tips dari BPNB Ini Penting untuk Hadapi Dampak Hujan Deras di Jabodetabek

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

24 Februari 2020 10:00 WIB
Nasional | Rilis ID
Banjir di DKI Jakarta. FOTO: RILIS.ID/Fajar Alim Mutaqin
Rilis ID
Banjir di DKI Jakarta. FOTO: RILIS.ID/Fajar Alim Mutaqin

RILISID, Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana membagikan kiat mengantisipasi dampak hujan deras yang dalam beberapa hari terakhir mengguyur kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). 

"Beberapa langkah dapat dilakukan jika air mulai naik," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Pada saat air di sekitar mulai naik dan mengkhawatirkan, warga agar mematikan semua jaringan listrik dan mencabut alat-alat yang masih tersambung dengan listrik serta jangan menyentuh peralatan yang bermuatan listrik apabila berdiri di atas/dalam air.

Jika ada perintah evakuasi dan harus meninggalkan rumah, kata dia, jangan berjalan di arus air. Beberapa langkah berjalan di arus air dapat mengakibatkan jatuh.

Apabila harus berjalan di air, lanjut dia, pada pijakan yang tidak bergerak. Gunakan tongkat atau sejenisnya untuk mengecek kepadatan tempat berpijak.

Agus memandang penting bagi masyarakat Jabodetabek untuk membawa tas siaga bencana untuk 3 x 24 jam.

Bagi warga yang sehat, dia mengimbau mereka agar dapat mendampingi anggota keluarga yang rentan/manula/berkebutuhan khusus ke tempat yang aman yang diarahkan oleh RT, RW atau petugas terkait sebagai langkah awal jauh sebelum air banjir meningkat.

"Jangan mengemudikan mobil di wilayah banjir. Apabila air mulai naik, abaikan mobil dan keluarlah ke tempat yang lebih tinggi. Apabila hal ini tidak dilakukan, Anda dan mobil dapat tersapu arus banjir dengan cepat," ujarnya.

Juru bicara BNPB juga mengingatkan kewaspadaan masyarakat untuk tidak mendekati saluran atau tempat melintasnya air yang kemungkinan akan dilalui arus deras karena kerap kali banjir bandang tiba tanpa peringatan.

"Jika memerlukan informasi dan dukungan penanggulangan bencana dapat menghubungi call center BNPB (021) 51010 112, Basarnas 115, BPBD DKI Jakarta 112," katanya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya