Tiga Santriwati Tewas Tenggelam di Air Terjun Way Kawat, Waykanan
Yulianto
Waykanan
RILISID, Waykanan — Empat orang santriwati Pondok Pesantren Assunah di Kampung Bumi Baru, Blambangan Umpu, Waykanan, tenggelam, Kamis (22/7/2021).
Lokasi kejadian di curup atau air terjun Way Kawat Kampung Gunung Sangkaran, Blambanganumpu.
Akibatnya, tiga santriwati tewas. Sementara, Soffiyah (12) asal Kemiling, Bandarlampung selamat.
Kapolsek Blambanganumpu, Kompol Edy Saputra, menerangkan sekira pukul 08.20 WIB, 13 santriwati datang ke Curup Way Kawat dengan mobil kijang warna merah nopol BE 1536 WY.
Mobil yang disopiri Zainul Fikar turun ke bawah curup. Pria ini sempat mengingatkan untuk tidak berenang di tengah curup karena airnya cukup dalam.
Setelah memberi arahan, Zainul pergi ke mobil yang berjarak sekira tiga meter dari tempat pemandian. Namun tak lama, ada santri yang memberitahukan empat temannya tenggelam.
Kemudian Zainul bersama rekannya, Dirman, langsung terjun ke air untuk menolong dan berhasil menyelamatkan santriwati bernama Sofiyyah.
Lantaran masih ada tiga santriwati yang belum ditemukan, ia meminta bantuan masyarakat sekitar. Akhirnya ketiga korban ditemukan.
Empat korban tersebut di bawa ke Klinik Ramik Ragom dan tiga santriwati dinyatakan meninggal dunia. Hanya, Sofiyyah yang selamat
Tiga korban tewas adalah Tsuroyya (16), warha Kampung Bumi Baru, Blambanganumpu; Hanisah Al -Atsarriyah (15) asal Seputihraya, Lampung Tengah; dan Aulia Ramadhani (14) dari Tanjungmakmur, Sinar Peninjauan, OKU. (*)
Pondok Pesantren Asunnah
Way Kawat
Waykanan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
