Stabilkan Harga Beras, Bulog Gelar Operasi Pasar
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Mengantisipasi kenaikan harga beras, Bulog Divisi Regional Lampung melakukan operasi pasar di dua tempat, Selasa (4/9/2018). Masing-masing Pasar Tugu dan Pasar Panjang.
Kabid Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Bulog Divre Lampung, Joko Tri Septanto, mengatakan tujuan utama penetrasi pasar untuk membantu masyarakat mendapatkan harga rendah, namun berkualitas.
Beras OP Bulog dijual jauh di bawah harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp8.800. Sedangkan HET beras saat ini mencapai Rp9.450 per kilogram (kg).
"Alhamdulillah masyarakat antusias," kata Joko.
Bulog Divre Lampung hingga saat ini telah menyerap beras sekitar 80 ribu ton dari target 115 ribu ton. Per hari, beras dari petani yang masuk antara 60-70 ton.
Jumlah itu dikatakan Joko, terus berkurang seiring berakhirnya masa panen yang biasanya mampu menyerap 200-300 ton beras per hari.
”Bulog sendiri membeli beras dari petani di harga Rp8.030 per kilogram,” ungkapnya.
Terpisah, Lestari, pedagang di Pasar Tugu mengaku sangat terbantu dengan OP ini. Harga beras terjangkau dan kualitasnya bagus. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
