Satu ODP di Lampung Barat Meninggal
Ari Gunawan
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Satu Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Lampung Barat (Lambar) meninggal dunia. Hal tersebut disampaikan Bupati Lambar Parosil Mabsus usai coffe morning di lobi kantor Bupati setempat.
"Sampai saat ini ODP di Lampung Barat sebanyak 22 orang, riwayat perjalanannya memasuki kategori, dan juga gejala-gejalanya memasuki kriteria, yaitu batuk, pilek, dan juga demam," kata Pakcik, sapaan Parosil Mabsus, Senin (30/3/2020). "Dan Hari ini salah satu dari ODP tersebut meninggal dunia," sambung Pakcik.
Pakcik mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, dan jangan panik, ia juga sudah memerintahkan Dinas Kesehatan, Camat, beserta Peratin untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang yang pernah berhubungan atau kontak langsung dengan ODP tersebut.
"Orang-orang yang pernah berhubungan dengan ODP yang meninggal dunia tersebut, untuk segera dilakukan pemeriksaan, kita berharap orang yang meninggal ini tidak masuk daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau suspect Covid-19, karena memang statusnya masih dalam kategori ODP," jelas Pakcik.
Pakcik meminta kepada semua media untuk memberikan atau menyuguhkan pemberitaan yang sifatnya menyejukkan, kita harus sama-sama mengambil peran, lakukan apa yang bisa dilakukan, pemerintah daerah juga terus melakukan yang terbaik.
"Kita punya tagline yaitu 'beguay jejama' untuk keselamatan bangsa," pungkas Pakcik. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
