Rupiah Tembus Rp14.410, DPR: Pemerintah Jangan Anggap Ini Normal atau Musiman

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

29 Juni 2018 14:00 WIB
Nasional | Rilis ID
Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

“Kondisi global memang memberikan pengaruh pada ekonomi kita, khususnya nilai tukar rupiah. Tapi bukan berarti rupiah tak bisa melawan dolar AS. Fundamental ekonomi kita harus diperkuat, agar mampu menahan kuatnya dolar AS. Dengan penguatan fundamental ekonomi, dan berbagai kebijakan, saya rasa rupiah bisa kembali menguat,” pungkasnya.

Mengutip data perdagangan Reuters, nilai tukar dolar AS terus menguat sejak awal tahun 2018. 

Dolar AS pada Januari berada di level Rp13.560 dan sempat turun ke Rp13.284. Memasuki Februari, dolar AS kembali menguat ke level Rp13.665 dan sempat turun ke Rp13.555. Dolar AS juga kembali menguat hingga level Rp13.689.

Tren penguatan dolar AS berlanjut di bulan berikutnya. Pada Maret, dolar AS berada di level Rp13.874 dan bergerak tidak terlalu jauh hingga April di level Rp13.770. 

Pada Mei, dolar AS semakin perkasa terhadap rupiah. Dolar AS berada di level Rp13.937 hingga menyentuh Rp14.027 dan sempat turun lagi ke Rp13.946.

Pelemahan dolar AS tidak berlangsung lama, mata uang Paman Sam kembali menguat terhadap rupiah ke level Rp14.084 hingga Rp14.213. 

Setelah itu, dolar AS perlahan turun cukup dalam ke level Rp13.841 namun selanjutnya terus mengalami penguatan hingga hari ini.
 

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya