Ratusan Warga Mesuji yang Pulang dari Perantauan Jalani Protokol Kesehatan Covid-19
Juan Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Puluhan orang dari kendaraan bus yang melintas menuju Kabupaten Mesuji mulai dicek di posko yang dibangun Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP Covid-19) setempat, Rabu (1/4/2020).
Para penumpang kendaraan bus, travel, kendaraan pribadi diminta turun dan dicek oleh petugas.
"Kita lakukan pendataan. Terutama yang baru datang dari luar daerah. Baik itu merantau atau mengunjungi keluarga," kata Kadisnakertrans Mesuji Ripriyanto di sela-sela pemeriksaan tersebut.
Petugas kesehatan selain mengecek suhu tubuh, juga mendata alamat penumpang. Sekaligus nomor ponsel.
"Tolong, sesampai di rumah lapor ke RT, nanti isolasi Mandiri 14 hari ya, jangan bersentuhan dengan keluarga dulu," kata Ripri.
Hari ini, bus dan travel juga mobil pribadi sudah banyak yang masuk. Sudah hampir seratusan orang.
Sulis (26), warga Mesuji yang baru datang dari Sukabumi, Jabar, mengaku kaget adanya pengecekan penumpang oleh Gugus Tugas.
"Ya, saya pikir ada apa, kok di stop. Ternyata terkait Virus Corona," katanya.
Ia mengaku sudah tahu tentang kondisi bahaya virus dari televisi dan medsos.
Mengenai solasi mandiri di rumah selama 14 hari yang dianjurkan petugas, ia siap mengikuti.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
