Ratusan Korban Bencana Gempa dan Tsunami Palu Tiba di Surabaya Semalam

Budi Prasetyo

Budi Prasetyo

Surabaya

4 Oktober 2018 11:38 WIB
Nasional | Rilis ID
Korban Gempa dan Tsunami Palu tiba di Bandara Juanda, Surabaya. FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetyo
Rilis ID
Korban Gempa dan Tsunami Palu tiba di Bandara Juanda, Surabaya. FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetyo

RILISID, Surabaya — Ratusan korban bencana gempa serta tsunami asal Palu dan Donggala tiba di Bandara Juanda Surabaya pada Rabu (3/10/2018) malam tadi. Mereka menumpang pesawat Hercules A 1337 milik TNI AU.

"10 orang pengungsi lagi akan dijemput oleh keluarganya di Sragen, Jawa Tengah. Dan 20 orang pengungsi lainnya menuju Mes Baskara 084/BJ Jalan Raya Juanda dengan menggunakan bus milik TNI Al Modis 4030-02," ujar Kasrem 084 Bhaskara Jaya Letkol. ARM. Aprianko Suseno.

Dari pantauan, ratusan pengungsi tiba di Bandara Internasional Juanda sekitar pukul 19:10 WIB. Mereka disambut oleh Kasrem 084/BJ, Dandim 0816 Sidoarjo, dan Kadisops Lanud. Setibanya di Bandara Internasional Juanda, mereka dilakukan pendataan di Base Ops Lanudal Juanda. 

Aprianko mengatakan, dari ratusan pengungsi, dua di antaranya akan dibawa menuju RSUD Sidoarjo menggunakan ambulans bernopol W 1302 PP lantaran Patah Tulang. 

Sedangkan, 99 pengungsi menggunakan dua truk milik Polres Sidoarjo, dan Truk milik Lanud Surabaya. Serta satu truk kodim dan Bus milik Lanudal Juanda menuju Terminal Bungurasih. Mereka akan kembali ke saudara masing-masing yang tengah berada di Jawa Timur.

"Mereka akan bermalam di sini sementara waktu, besok mereka akan kembali ke rumah keluarganya di Jawa Timur. Ada yang dari Lamongan, Tuban dan Solo," jelasnya.

Sementara itu,  44 pengungsi lainnya akan dijemput oleh keluarganya masing-masing di Bandara Internasional Juanda. Saat ini yang tersisa ada sekitar 20 pengungsi. Mereka sementara waktu akan bermalam di Mes Bhaskara Juanda hingga besok pagi.

Seperti diketahui gempa dan tsunami menerjang Palu dan Donggala Jumat Pekan lalu (28/9/2018). Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga Rabu (3/10/2018) korban tewas tercatat 1.177 yang ditemukan di Palu, 153 orang ditemukan di kabupoaten Donggala, 65 orang ditemukan di Kabupaten Sigi dan 12 orang di Kabupaten Parigi Moutong.

"Sementara yang luka berat ada 2.549 orang, yang hilang ada 113 orang, dan yang tertimbun 152 orang. Adapun pengungsi jumlahnya lebih dari 73 ribu orang," kata Sutopo.

Total jumlah korban tewas akibat gempa bermagnitudo 7,4 dan tsunami di Sulawesi Tengah itu 1.407 orang. Mereka kebanyakan tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa, ataupun terseret arus ketika tsunami. Dari jumlah tersebut, sebanyak 519 korban telah dimakamkan di TPU Paboya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Elvi R
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya