Ratna Sarumpaet Dianiaya, Prabowo: Itu Tindakan Pengecut

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

2 Oktober 2018 21:07 WIB
Nasional | Rilis ID
FOTO: Istimewa
Rilis ID
FOTO: Istimewa

RILISID, Jakarta — Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengutuk aksi brutal yang dilakukan sekelompok  orang kepada aktivis gaek Ratna Sarumpaet di halaman parkir Bandara Husien Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. Aksi itu dianggap pengecut.

"Tindakan yang represif, tindakan di luar kepatutan, tindakan jelas itu pelanggara hak asasi mausia. Bahkan menurut saya itu tindaka pengecut," kata Prabowo saat jumpa pers di Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2018).

"Ini ironi aksi dilakukan pada Hari Antikekerasan Internasional. Tindakan kepada pejuang keadilan dan demokrasi. Tindakan kepada ibu usia 70 tahun. Luar biasa," tambahnya.

Prabowo menjelaskan, aksi brutal kepada pejuang keadilan dan demokrasi tidak boleh dibiarkan karena bukan pertama kali terjadi. Sampai saat ini aksi brutal kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan tak pernah terungkap.

"Novel Baswedan disiram air keras sehingga matanya rusak membutuhkan waktu penyembuhan berbulan-bulan dan biaya yang tidak sedikit," ujarnya.

Dalam waktu dekat, Prabowo dan partai koalisi aka menemui Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk membicarakan penyerangan kepada Ratna Sarumpaet. "Saya dalam waktu dekat akan memita waktu menghadap Kapolri dan pejabat lain untuk membicarakan masalah ini. Terus terang Ibu Ratna ketakutan karena diacam terus menerus," ujarnya.


Penganiayaan Ratna tersebut mengundang kemarahan sejumlah pihak terutama kelompok pedukung Prabowo-Sandi. Mereka pun menduga penganiayaan ini terkait  sikap kritis Ratna kepada rezim yang tengah berkuasa.

"Mbak Ratna Sarumpet sebagai salah satu anggota Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, sore ini setelah agak pulih ia melaporkan ke Pak PS (Prabowo Subianto) kejadian yang menimpanya. Pak PS didampingi Pak Amien Rais dan Fadli Zon," demikian tulis Nanik Deyang, rekan Ratna dalam akun pribadinnya.

Seperti diceritakan kepada Prabowo berikut ini kronologi penyerangan kepada Ratna seperti dituturkan Nanik.  Saat itu 21 September di sekitar Bandara Husein Saatranegara, Bandung. Ceritanya malam itu seusai acara konferensi dengan peserta beberapa negara asing di sebuah hotel, Ratna naik taksi dengan peserta dari Sri Lanka dan Malaysia akan naik pesawat ke Bandara Soekarno-Hatta.

Mbak Ratna sebetulnya agak curiga saat tiba-tiba taksi dihentikan agak jauh dari keramaian. Nah saat dua temannya yang dari luar negeri turun dan berjalan menuju bandara, Mbak Ratna ditarik tiga orang ke tempat gelap, dan dihajar habis oleh tiga orang, dan diinjak perutnya. Setelah dihajar Mbak Ratna dilempar ke pinggir jalan aspal, sehingga bagian samping kepalanya robek.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya