Prabowo Pesan Agar Rakyat Tak Mudah Jadi Antek Asing
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto mengingatkan bahwa masyarakat Indoensia harus berani memperjuangkan bangsa sendiri. Ia pun meminta agar masyarakat tidak mrnjadi antek asing.
"Indonesia itu merdeka untuk berdaulat bukan untuk jadi antek asing," kata Prabowo saat jadi pembicara dalam acara "Ngobrol Bareng 300 Jenderal dan Para Intelektual" di Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018).
Namun begitu, ia mengakui bahwa masih banyak rakyat yang berjuang demi bangsa. Tujuannya hanya satu, agar Indonesia tidak lagi dijajah asing. Ia pun kemudian menceritakan masa-masa remajanya yang kala itu Indonesia mengalami zaman penjajahan.
"Dulu saya dikasih cerita-cerita pengorbanan pahlawan, heroisme dimana-mana, I Gusti Ngurah Rai, Jenderal Sudirman dan yang lainnya masih banyak," katanya seperti ditulis Antara.
"Mereka berkorban untuk Indonesia. Tapi setelah pengorbanan mereka itu dilakukan, masa' kita masih jadi antek asing," lanjut Prabowo.
Selain itu, pria yang juga Mantan Danjen Kopassus ini menilai kecintaan rakyat pada bangsa Indonesia lama-lama pudar. Hal itu semakin dibuktikan, katanya, dengan sistem perekonomian Indonesia telah menyimpang dari UUD 1945.
"Menyimpang karena kecintaan pada negaranya sendiri sudah mulai luntur," katanya.
Menurut dia, dengan lunturnya nilai-nilai kecintaan pada Tanah Air maka akan berefek pada berbagai aspek termasuk aspek ekonomi.
"Kekayaan negara ini bocor karena ada antek-antek asing yang tidak memikirkan nasib bangsa dan negara tapi lebih mementingkan kepentingan pribadi dan golongannya," tegasnya.
Oleh sebab itu, ia berharap agar rakyat Indonesia tak lagi mudah menjadi antek asing dengan meningkatkan kecintaan pada tanah air.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
