Polisi Selidiki Terbakarnya Tanker Pertamina

Default Avatar

Anonymous

Banjarmasin

25 Mei 2018 10:31 WIB
Daerah | Rilis ID
Evakuasi kapal tanker Pertamina yang terbakar di Sungai Barito. FOTO: Instagram/@nuri_safari
Rilis ID
Evakuasi kapal tanker Pertamina yang terbakar di Sungai Barito. FOTO: Instagram/@nuri_safari

Sementara itu, Nahkoda Kapal Tanker milik PT Pertamina Srikandi, Lekius mengatakan, api yang membakar kapal tanker yang dia nahkodai diduga berasal dari belakang kapal yang berjarak sekitar 30 meter dari tempat tankernya tambat.

"Sekitar pukul 02:00 Wita dini hari, mualim 2 yang berjaga malam itu, mencium bau menyengat seperti bau bensin," katanya.

Baca: Tanker Pertamina Terbakar, Ini Kata Nahkoda

Tidak lama kemudian, lanjut Nahkoda, ada api yang berjarak sekitar 30 meter dari buritan kapal tanker, yang saat itu sedang bongkar muatan ke depot Pertamina di Kuin Banjarmasin.

"Begitu muncul api dari belakang kapal, dengan cepat api tersebut menjalar ke air dan menyambar kapal kami yang waktu sedang bongkar," katanya.

Api dengan cepat membesar, sehingga sebanyak 18 orang yang ada di kapal, yang terdiri dari 15 ABK, satu orang surveyer dan dua orang pengawas, langsung menyelamatkan diri.

Kapten Kapal tugboat atau kapal yang dapat digunakan untuk melakukan manuver, KM Rimau PDT 208, Sapri Eko yang pada saat kejadian berada di lokasi mengatakan, pagi itu, tiba-tiba sungai penuh dengan api.

"Saya tidak tahu pasti apa penyebabnya, tiba-tiba kapal tanker itu, terbakar, dan tumpahan minyak memenuhi alur sungai," katanya.

Saat masih terkejut melihat kapal yang terbakar itu, tambah dia, tidak lama kemudian tercium bau menyengat dari sungai dan dalam waktu sesaat, sungai pun penuh dengan api.

"Tidak lama kemudian, api pun menyambar beberapa kapal, termasuk kapal saya, Rimau, yang tambat cukup jauh dari lokasi kebakaran kapal Pertamina tersebut," katanya.

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya