Pertamina Siapkan SPBU 'Mobile' di Jalur Mudik

Default Avatar

Anonymous

Jember

25 Mei 2018 11:38 WIB
Daerah | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Jember — Pertamina akan menyiapkan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) modular atau yang sifatnya mobile di jalur mudik Lebaran 2018.

SPBU mobile ini akan ditempatkan di jalur yang jaraknya cukup panjang dan tidak terdapat SPBU.

"Kami menyiapkan SPBU yang bisa keliling itu untuk mengantisipasi kendaraan yang membutuhkan bahan bakar minyak (BBM) selama perjalanan di jalur mudik Lebaran, agar mereka tidak kehabisan bahan bakar," kata Officer Communication dan CSR Pertamina Marketing Operation Region V (MOR V), Eddie Mangun di Jember, Jumat (25/5/2018).

Ia mengatakan, General Manager Pertamina MOR V Ibnu Chouldum sudah menyusuri tol di Jawa Timur untuk melihat titik area istirahat atau rest area dan lokasi lain yang belum siap dengan SPBU, namun bisa dipasang SPBU modular.

"Ada beberapa jalur tol di Jatim yang rest area-nya tidak memiliki SPBU, sehingga Pertamina juga melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jatim dan bertemu dengan Gubernur Jatim untuk membicarakan hal itu," tuturnya.

Ia menjelaskan, Pertamina juga sudah melakukan pemetaan di titik-titik mana saja yang harus disediakan SPBU modular untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat karena Pertamina merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak hanya mengejar keuntungan.

Pertamina juga memiliki tanggung jawab menyediakan BBM bisa sampai ke masyarakat dengan cara yang efektif dan efisian.

"SPBU modular merupakan salah satu solusi untuk mengatasi sejumlah titik yang rawan bahan bakar, sehingga Pertamina akan menerapkan SPBU modular tahun ini di jalur mudik," katanya.

Eddy juga memastikan pasokan BBM di wilayah MOR V yang meliputi Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara juga akan ditambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menghadapi Ramadhan dan Lebaran 2018.

"Kami prediksi kenaikan BBM pada Ramadhan dan Lebaran 2018 sekitar 5 persen hingga 14 persen dengan puncak konsumsi BBM pada 9 hingga 10 Juni 2018, atau sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah," ujarnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya