Pengerjaan 60 Ribu Sambungan Air Minum di Bandarlampung Dimulai

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

25 Juni 2018 22:08 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Wali Kota Bandarlampung Herman HN meresmikan groundbreaking sambungan airbersama dengan Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), bertempat di Jalan Abdul Kadir Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Senin (25/6/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta
Rilis ID
Wali Kota Bandarlampung Herman HN meresmikan groundbreaking sambungan airbersama dengan Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), bertempat di Jalan Abdul Kadir Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Senin (25/6/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILISID, Bandarlampung — Wali Kota Bandarlampung Herman HN melakukan peletakan batu pertama pada proyek strategis nasional untuk sambungan air.

Kerjasama ini dilakukan bersama dengan Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), bertempat di Jalan Abdul Kadir Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Senin (25/6/2018). 

Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau, AZP Gusti Migo mengatakan, proyek nasional SPAM KBPU Bandarlampung ini adalah untuk memenuhi 100 persen akses aman air minum.

Proyek ini adalah kolaborasi sinergis dari berbagai pihak yakni Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui KPPIP, Kementrian PU/PR, Kementrian Keuangan, Pemerintah Kota Bandarlampung, PDAM Way Rilau dan PT PII.

"Peletakan batu pertama ini, merupakan tindak lanjut atas perjanjian kerjasama pada 14 Februari 2018 lalu, antara PDAM Way Rilau dan PT Adhya Tirta Lampung (ATL) sebagai badan usaha pemenang lelang," katanya. 

Dia menambahkan, ditargetkan pembangunan akan selesai pada tahun 2020 mendatang. Dan diperkirakan dalam proyek SPAM ini dapat melayani 300 ribu jiwa yang ada di 8 Kecamatan di Bandarlampung dengan jumlah 60 ribu sambungan.

"Total biaya investasi yang dibutuhkan untuk membangun SPAM Kota Bandarlampung ini sebesar Rp 1,1 triliun. Dengan ruang lingkup proyek yang dibangun meliputi pembiayaan, pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan SPAM," jelas Gusti Migo.

Proyek ini juga, lanjut dia, dipersiapkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan perolehan pembiayaan dari Kementerian PUPR, Dirjen penyediaan air minum dan Dirjen Cipta Karya

Sementara Herman HN berharap agar proyek SPAM ini bisa cepat selesai dan dinikmati oleh masyarakat di Bandarlampung. "Kalau bisa masyarakat se Bandarlampung ini bisa semuanya menikmati air bersih," ujar dia.

Untuk masyarakat yang ada di pesisir pantai, tahun lalu sudah mendapatkan sambungan air bersih. "Kalau nggak salah ada 10 ribu sambungan air bersih untuk warga pesisir sudah kita lakukan," ucap dia.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya