Pemerintah Fasilitasi Perusahaan yang Ikut Lelang 19 Blok Migas
Ibrahim
Jakarta
Optimisme Investasi Migas
Sebanyak 25 kontrak migas gross split yang ada, menghasilkan total komitmen pasti investasi sekitar USD 1 miliar atau Rp 14 triliun.
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi menyebutkan bahwa angka tersebut jauh lebih besar jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
"Komitmen pasti investasi USD 1 miliar ini sangat besar. Selain itu karena ini pakai gross split maka proses eksekusi investasinya akan jauh lebih cepat. Sehingga penemuan cadangan baru juga tentu akan lebih cepat," tegas Agung.
Tren peningkatan minat investasi migas Indonesia juga terlihat dalam dua tahun terakhir. Menariknya, semua investasi yang tercermin dalam komitmen pasti tersebut menggunakan skema gross split. Jika pada tahun 2017 dan 2018 sebanyak 9 blok migas ditetapkan sebagai pemenang lelang, kondisi 2 tahun sebelumnya justru berbanding terbalik, tidak ada satu pun blok migas yang laku dilelang.
Kepastian investasi ini juga didukung dengan cepatnya Pemerintah dalam pengambilan keputusan (fast decission). Blok migas terminasi tahun 2018, 2019 dan 2020 bahkan sudah diputuskan. Hal ini tidak pernah dilakukan sebelumnya, yang diyakini akan membuat iklim investasi menjadi semakin kondusif.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
