Pantai Sampah Itu Bernama Pesisir Teluk Lampung

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

30 Juni 2018 20:17 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Kondisi Pantai Sukaraja, Bumi Waras yang dipenuhi sampah, Sabtu (30/6/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ El Shinta 
Rilis ID
Kondisi Pantai Sukaraja, Bumi Waras yang dipenuhi sampah, Sabtu (30/6/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ El Shinta 

RILISID, Bandarlampung — Kondisi pesisir Teluk Lampung bakal jadi pekerjaan rumah (PR) besar pemerintah. Pasalnya, hampir seluruh tempat itu dipenuhi sampah plastik yang jumlahnya tak sedikit. 

Seperti di Pantai Sukaraja, Bumi Waras. Pantai yang digunakan nelayan payang untuk melaut ini sudah tak bisa dibilang sebagai pantai.

Bibir pantai yang seharusnya terhampar pasir putih, justru penuh sampah plastik dan limbah rumah tangga lainnya yang menutupi permukaan. 

Salah seorang warga, Sugiyo (43), mengatakan sampah yang menumpuk di bibir pantai bukan berasal dari warga sekitar Pantai Sukaraja. 

"Ini bukan sampah dari masyarakat sini, tapi dari sungai. Banyak yang buang sampah ke sungai dan laut, akhirnya sampai ke sini. Kalau sampah masyarakat di sini ada TPS (tempat pembuangan sampah) sendiri," kata Sugiyo, kepada rilislampung.id, Sabtu (30/6/2018). 

Dia menuturkan, kondisi pesisir pantai ini sudah terjadi sejak lama. Saat ini sudah lebih baik dibanding 10 tahun lalu.

”Kalau sebelumnya itu menumpuk sampai tinggi. Sudah pernah dikeruk, sama pemerintah dibantu warga sekitar sini juga. Tetapi ya mau bagaimana, balik lagi. Sekarang sudah lumayan kondisinya tidak terlalu menumpuk,” ucap Sugiyo.

Selain terbawa arus air, kata Sugiyo, sampah-sampah tersebut juga banyak yang menyangkut di jaring-jaring nelayan. Apalagi, rata-rata para nelayan di pesisir Pantai Sukaraja menjaring ikan menggunakan jaring payang.

”Kalo laut pas lagi pasang, pasti naik ke sini sampahnya. Kadang bercampur dengan jaring nelayan," tandasnya. 

Hal tersebut dibenarkan Prapto (35). Meski ia bukan warga sekitar, namun ia mengaku kondisi Pantai Sukaraja ini memang memprihatinkan. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya