Ngopi Wine, Jaring Aspirasi untuk Majukan Pariwisata Lambar
Anton Suryadi
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Kabupaten Lampung Barat merupakan salah satu daerah di sebelah barat Provinsi Lampung yang memiliki sejumlah destinasi wisata menjanjikan.
Namun hingga saat ini pengelolaannya belum maksimal. Ini menyebabkan nilai jual pariwisata di Lambar masih sedikit tertinggal dari beberapa daerah di Lampung.
Hal itulah yang menginisiasi Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Lambar menggelar diskusi santai bertema "Ngopi Wine" (Ngobrol Pintar Wisata Negeri Skala Brak), di Hotel Sari Rasa Way Mengaku, Kamis (20/2/2020).
Kepala Disporapar Lambar, Tri Umaryani, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menampung berbagai kendala dalam pengelolaan pariwisata.
Tri menjelaskan untuk memajukan pariwisata ada sembilan langkah yang dapat dilakukan. Yakni identifikasi produk, rumuskan keunikan lokasi wisata, tetapkan target pasar, rumuskan positioning (strategi dalam menanamkan citra di benak pasar), dan bangun identitas (brand) seperti logo slogan nama dan tagline.
Kemudian bangun produk, tetapkan harga, bangun saluran pemasaran, dan lakukan komunikasi pemasaran.
Selain menjelaskan sembilan langkah pemasaran desa wisata itu, Tri juga meminta setiap Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Lambar lebih aktif lagi.
"Tugas pokdarwis membuat logo, slogan, dan tagline. Selain itu memberi kepuasan kepada setiap tamu. Dengan begitu pariwisata kita akan maju karena punya nilai ekonomi,” jelasnya.
Kolaborasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pariwisata juga diperlukan untuk mewujudkan Lampung Barat hebat dan sejahtera.
Salah satu peserta yang mewakili pelaku usaha wisata, Iwan Setiawan, mengungkapkan meski kunjungan wisata di Lambar meningkat, tapi keterlibatan masyarakat dalam menyambut wisatawan belum ada.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
