Nanang: Jadi Plt Bupati Ibarat Kapal Nyaris Tenggelam, Banyak Cobaan

Agus Pamintaher

Agus Pamintaher

25 Februari 2020 13:39 WIB
Daerah | Rilis ID
Nanang Ermanto pada silaturahmi di Aula Krakatau. Foto: Istimewa
Rilis ID
Nanang Ermanto pada silaturahmi di Aula Krakatau. Foto: Istimewa

RILISID, — Mungkin banyak yang mengira, menjadi Pelaksana tugas (Plt) Bupati  itu menyenangkan lantaran memegang jabatan tertinggi suatu wilayah. Namun, nyatanya tidak demikian.

Bahkan, Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengibaratkannya begitu dramatis. Padahal, ia baru menjalaninya sekitar 1,5 tahun terakhir.

“Ibaratnya kapal yang hampir tenggelam dan penuh dengan cobaan,” ujar Nanang di hadapan para tokoh adat, agama, FKUB, FKDM, FPK dan PPWK dalam ajang silaturahmi di Aula Krakatau, Senin (24/2/2020).

Nanang mengaku, sangat penting menciptakan kerukunan umat beragama di Lampung Selatan. Karena hal tersebut merupakan peran sentral dalam membangun Lamsel menjadi lebih baik.

“Kita semua harus menjaga keharmonisan dan menjaga kerukunan umat Bergama. Jika itu semua terwujud, tidak ada konflik dan kamtibmas terjaga dengan baik. Apalagi menjelang Pilkada yang sebentar lagi akan digelar di Lamsel, pasti akan banyak gesekan-gesekan. Untuk itu mari kita semua ikut menjaga agar tetap kondusif,” kata Nanang.

Nanang menambahkan, mencari sosok figur pemimpin itu sangat sulit. Ia sudah merasakan selama 1,5 tahun memimpin Lamsel.

Meski diibaratkan kapal akan tenggelam, namun ia bisa melewatinya dengan baik. Bahkan beberapa prestasi diraih selama menjabat Plt Bupati hingga saat ini. “Dengan dibantu semua pihak, saya dapat menahkodai Lamsel ini meski banyak cobaan. Alhamdulillah selama saya memimpin sudah 46 prestasi telah dicapai. Untuk itu mari kita bangun bersama agar Lamsel kedepan menjadi lebih baik.

Salah satu kebanggaan Nanang dalam waktu dekat ini di Lamsel akan dibangun dua perusahaan industri besar. Hal tersebut menurutnya patut dibanggakan, karena bisa menampung tenaga kerja yang berasal dari Lamsel.

“Mari kita semua merubah Lamsel seperti yang kita cita-citakan bersama. Merubah sumber daya manusia (SDM) akan diwariskan kepada anak cucu. Buang jauh-jauh ego-ego yang merugikan kita semua. Insya Allah, semua akan memberikan keuntungan bagi kita semua,” pungkasnya.(*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Adi Pranoto
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya