Menteri BUMN Sebut Pasien Meninggal COVID-19 Mati Syahid

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

29 Maret 2020 09:30 WIB
Nasional | Rilis ID
Menteri BUMN Erick Tohir. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Menteri BUMN Erick Tohir. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Menteri BUMN Erick Thohir menyebut para pasien yang meninggal akibat COVID-19 adalah mati syahid, karena telah berjuang melawan wabah yang tengah melanda dunia. Menurut dia, ganjarannya adalah surga.

"Agama saya mengajarkan bahwa mereka yang kehilangan nyawanya dalam situasi seperti ini adalah mati syahid dan surga adalah ganjarannya. Semoga semua diterima di sisi terindah Yang Maha Kuasa," ujar Erick Thohir dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (29/3/2020).

Diketahui, hari ini adalah hari ke-26 sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan pasien pertama terinfeksi virus COVID-19 dan telah menjangkiti 1000 orang yang terinfeksi di Indonesia. "Dan hari ini, tepat dua minggu sejak Presiden Jokowi meminta kita menjaga jarak,"  katanya. 

Erick pun menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya bagi keluarga yang kehilangan mereka yang dicintai.

"Saya duduk di sini, bukan sebagai Menteri BUMN, tetapi sebagai seorang ayah bagi 4 anak saya, seorang suami, dan juga seorang anak dari ibu saya," katanya.

Sebelumnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat hingga Sabtu, (28/3/2020), total positif COVID-19 di Indonesia menjadi 1.155 kasus, sementara 59 orang sembuh dan 102 meninggal dunia.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa pasien yang sembuh bertambah 13 kasus, sementara yang meninggal bertambah 15 kasus. Sebelumnya pada Jumat (27/3), tercatat 1.046 kasus positif COVID-19, 87 orang meninggal dan 46 orang sembuh. 

 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya