Mengenal Lebih Dekat Bandara Antarbangsa Kertajati
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Masyarakat Jawa Barat sangat bangga dengan pembangunan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka. Pembangunan BIJB juga sebagai wujud kebangkitan swasta dan juga bank syariah daerah dalam berkontribusi. Hampir saja BIJB menihilkan peran APBN dalam pembangunannya.
Selain akan mendongkrak perekonomian di wilayah sekitarnya, bandara berlabel internasional juga memiliki fakta-fakta yang cukup mencengangkan.
Seperti dihimpin rilis.id, Senin (11/6/2018), dari laman Kementerian Perhubungan, BIJB yang dibangun sejak 2014 ini setidaknya memiliki enam keistimewaan bila dibandingkan dengan bandara sejenisnya.
1. Merupakan Bandar Udara Terbesar Kedua se-Indonesia
BIJB ini merupakan bandar udara terbesar kedua se-Indonesia setelah Bandara Antarbangsa Soekarno-Hatta. Bandara yang digagas pembangunannya sejak tahun 2003 ini ditargetkan akan memiliki runway sepanjang 3.000 meter pada akhir tahun ini. Dengan landasan sepanjang itu, bandara ini dapat dilandasi oleh pesawat berbadan lebar (wide body) 777.
“Fasilitas yang ada di BIJB ini juga sama baiknya dengan di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Dibangun di atas lahan seluas 1.800 ha dan total area bangunan Terminal Penumpang seluas 121.000 meter persegi, bandara ini diperkirakan mampu menampung 5 juta penumpang/tahun dan akan bisa menampung 18 juta lalu lintas penumpang di tahun berikutnya. Sejumlah 0,004 juta ton telah ditangani dalam operasi pertama di kargo depan, sedangkan kargo keseluruhan di BIJB akan diperluas secara besar-besaran hingga mencapai 1,5 juta ton pada tahun 2045.
2. Interior Khas Jawa Barat
Interior BIJB begitu kental dengan nuansa Sunda. Patung Dayang Sumbi sudah siap menyambut penumpang di pintu masuk terminal. Selain patung dayang sumbi, masih banyak lagi hasil karya seniman asal Bali Nyoman Nuarta yang tersebar menghiasi interior bandara yang dekat ke Jawa Tengah ini.
Selain patung, beberapa dinding di dalam bandara juga dihiasi dengan motif batik mega mendung khas Cirebon. Salah satu bagian yang dihiasi motif batik ini adalah bagian atas dari counter check in.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
