Mata Kiri Novel Baswedan Kembali Dioperasi, Ini Penyebabnya
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan harus kembali menjalani operasi mata. Selama beberapa hari sebelum pemeriksaan Novel mengeluh pandangannya pada mata kirinya berkurang.
Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata diketahui bahwa penyebab yang menghalangi penglihatan mata Novel adalah karena tumbuhnya selaput pada bagian gusi yang terpasang pada mata kiri tersebut. Dokter menganalisa pertumbuhan selaput ini sedikit menutupi lensa buatan yang terpasang pada mata kiri.
"Atas kondisi tersebut, dokter memutuskan untuk melakukan operasi kecil untuk memotong dan merapikan selaput yang tumbuh menutupi lensa tersebut. Hasil operasi cukup baik, Novel merasa penglihatannya menjadi lebih baik dan visi penglihatan mata kiri tersebut menjadi lebih luas dari sebelumnya," paparnya, Jakarta, Jumat (29/6/2018).
Pemeriksaan direncanakan dilakukan kembali minggu depan. Selain pemeriksaan oleh dokter ahli kemarin, juga akan diperiksa glukoma dan CT Scan.
Sementara itu untuk masa kerjanya, Febri berujar Novel belum bisa kembali aktif bekerja. Hal ini berdasarkan catatan yang diberikan oleh dokter di Singapura kepada KPK.
"Dari surat keterangan yang diberikan dokter, ditulis "is unfit for duty", maka Novel belum bisa bekerja karena masih harus istirahat selama 31 hari, sd 28 Juli 2018," tutupnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
