Masih Hangat G30S, Pemukulan Ratna Sarumpaet Dibilang Mirip Operasi PKI
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Anggota DPR RI, Mardani Ali Sera, mengutuk keras pelaku penganiayaan yang menimpa aktivis senior Ratna Sarumpaet.
Menurutnya, penyerangan dan penganiayaan yang menimpa ibunda artis Atiqah Hasiholan itu merupakan kejadian yang sangat keji dan biadab. Bahkan, kata dia, pola peristiwa ini mirip dengan gerakan G30S PKI.
"Gaya (penganiayaan) ini hampir sama seperti PKI, apalagi kita kemarin baru nobar film PKI," ujar Mardani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/10/2018).
"Persekusi terhadap Ratna di beberapa tempat, kemudian terjadi bentrok horizontal, itu semua gaya PKI. Ini harus jadi keprihatinan kita bersama," tambah Mardani.
Bagi Mardani, kejadian ini juga merupakan bencana terhadap alam demokrasi di Tanah Air. Karena, menurutnya, Ratna merupakan tokoh perjuangan dan aktivis yang sejak dulu selalu kritis menyuarakan suara-suara rakyat kecil.
"Ratna jadi aktivis bukan kemarin sore. Ratna dari dulu sudah (konsisten) memerjuangkan hak-hak sipil," ungkapnya.
Untuk itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Sandiaga ini meminta polisi segera mengusut tuntas pelaku dan aktor dibalik penganiayaan tersebut.
"Peristiwa ini harus diusut tuntas oleh teman-teman aparat kepolisian," tegasnya.
Sebelumnya, beredar informasi di jejaring media sosial dan sejumlah grup WhatsApp beredar foto yang memperlihatkan wajah seorang perempuan mirip Ratna Sarumpaet di ruang perawatan rumah sakit.
Dia tampak mengenakan baju pasien, dengan rambut diikat ke belakang. Wajahnya memar, bonyok.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
