Macet karena Corona, Gedung Budaya Ditarget Beres 2022
Ari Gunawan
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Pembangunan Gedung Budaya yang nantinya menjadi ikon Kabupaten Lampung Barat (Lambar) ditargetkan rampung pada tahun 2022.
Gedung dikerjakan dalam tiga tahap atau selama tiga tahun yang menelan dana Rp20 miliar lebih.
Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lambar, Hermanto, mengungkapkan tahap pertama dikerjakan pada 2019.
Dana yang dikucurkan senilai Rp5,6 miliar untuk pembangunan fondasi dan struktur rangka baja.
”Kita bekerja sama dengan PT Bajasa Manunggal Sejati," ungkap Hermanto, Kamis (15/10/2020).
Karena tahun 2020 terjadi refocusing anggaran akibat dampak pandemi, semua dana lalu dialihkan untuk penanganan Covid-19.
”Sehingga terjadi penundaan untuk pembangunan gedung budaya di tahun ini,” terusnya.
Pihaknya telah mengusulkan anggaran Rp10 miliar lebih untuk melanjutkan pembangunan di tahun depan.
"Dengan nominal itu, kita akan menyelesaikan struktur lantai satu dan dua, dinding serta atap,” jelasnya.
Itulah mengapa pada tahun 2022 atau tahap ketiga, pengerjaan gedung diharapkan rampung. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
