Legislator: Belum Ada Konsep Pembinaan bagi Napi Koruptor di Lapas 

Default Avatar

Anonymous

Bandung

29 Juli 2018 11:00 WIB
Nasional | Rilis ID
FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
FOTO: RILIS.ID

Sementara bagi narapidana lainnya, kebutuhan mereka jauh berbeda dibanding warga binaan umum Agun menyinggung, salah satu poin yang harus dirumuskan yakni pelayanan di dalam Lapas atau Rutan. 

Agun mengatakan, napi koruptor sudah sewajarnya mendapat fasilitas untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Razia fasilitas maupun pembongkaran sarana, malah akan membuat narapidana stres akibat tekanan yang ada di dalam Lapas.

"Dia biasa main di luar itu (seperti) main golf, dilayani, segala rupa. Tapi ketika dia masuk ke kamar (tahanan), dua sampai tiga kali makan, bangunnya diatur, aktivitas diatur, disekat, ada tempat steril itu menurut saya tingkat penderitaannya luar biasa," kata dia.

Menurut dia, terbatasnya ruang gerak bagi napi koruptor, akan menjadi permasalahan tersendiri, sehingga banyak ditemukan laporan mudahnya tahanan keluar masuk penjara.

Namun berbeda halnya jika narapidana diberikan fasilitas maupun kenyamanan di dalam Lapas. 

Agun yakin, mereka tidak akan melakukan hal yang melanggar aturan.

"Soal jera gak jera, karena kebutuhan dirinya. Kemudian kemampuan aktualisasi diri. Apa yang terjadi merupakan dorongan. Semakin ditekan, malah semakin nekat," kata dia. 
 

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya