Kunjungi Korban Gempa Lombok Timur Presiden Kucurkan Sejumlah Bantuan
Elvi R
Lombok Timur
RILISID, Lombok Timur — Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah akan memberikan bantuan Rp50 juta per rumah yang rusak berat akibat gempa bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) yang mengguncang Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (29/7) lalu.
"Kita mengharapkan dalam minggu ini sudah diberikan bantuan dari pemerintah sebesar Rp50 juta per rumah untuk yang rusak berat," kata Jokowi di sela peresmian Bendungan Tanju yang berada di desa Tanju, kecamatan Manggelewa, kabupaten Dompu, NTB, Senin (30/7/2018).
Kepala Negara menjelaskan, sempat berbincang dengan korban gempa di Lombok Timur saat melakukan kunjungan. Menurutnya, korban ingin membangun rumahnya kembali.
Saat di lokasi gempa, Jokowi pun menyebut, saat ini pemerintah daerah sedang melakukan verifikasi rumah yang mengalami kerusakan berat dan diharapkan bantuan tersebut segera disalurkan kepada masyarakat.
"Nanti dikeluarkan oleh Gubernur mengenai jumlah total semuanya berapa dan segera maksimal besok(Selasa) pagi sesuai permintaan dari masyarakat agar diberikan uang saja biar bisa dibangun rumah ini kembali," tandasnya.
Ketika ditanya tentang penetapan darurat di lokasi Bendungan Tanju, dia mengatakan, yang paling penting adalah penanganan lapangannya cepat.
Presiden mengungkapkan bahwa penanganan gempa sudah dikerjakan oleh BNPB, Basarnas, termasuk penyelamatan penanganan korban di Gunung Rinjani.
"Terkait dengan (Gunung) Rinjani, TNI juga ke sana," kata Presiden.
Sekitar 500 pendaki dari mancanegara maupun nusantara masih terjebak di Danau Segara Anak, Gunung Rinjani di Pulau Lombok, NTB akibat gempa.
Dandim 1615/Lombok Timur Letkol Inf Agus Setiandar di Lombok Timur, Senin, mengatakan berdasarkan laporan Danramil 1615-10/Sembalun, Lettu Inf Abd Wahab, mereka terjebak di sekitar Danau Segara Anak karena jalan tertutup longsor.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
