Korban Tsunami di Lamsel segera Dapat Hunian Tetap

Agus Pamintaher

Agus Pamintaher

Lampung Selatan

27 Februari 2020 11:18 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Kepala BPBD Lampung Selatan M  Darmawan. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Agus
Rilis ID
Kepala BPBD Lampung Selatan M  Darmawan. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Agus

RILISID, Lampung Selatan — Para korban tsunami Selat Sunda 2018 lalu, khususnya di Pesisir Rajabasa segera mendapatkan hunian tetap (huntap).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan, M Darmawan, mengatakan tahap pertama sudah tersedia lahan untuk pembangun huntap sebanyak 370 unit.

Bangunan tersebut tersebar di beberapa daerah yang terdampak tsunami di Kecamatan Rajabasa dan Kalianda, Lamsel.

”Sampai saat ini, kita masih membutuhkan lahan untuk di Desa Maja guna membangun 18 unit huntap. Kemudian di Way Muli sebanyak 58 unit dan untuk warga di Pulau Sebesi sebanyak 78 unit,” kata M Darmawan, Rabu (26/2/2020).

Total jumlah huntap yang akan dibangun sebanyak 524 unit. Rencananya bertahap karena masih ada kekurangan lahan. Namun khusus untuk warga di Pulau Sebesi tidak mungkin dibangunkan di pulau.

Warga pulau yang mendapatkan bantuan huntap, ujar Darmawan, telah setuju untuk pindah ke darat. Tetapi, sejauh ini lokasi lahannya belum ada. Termasuk untuk di Way Muli dan Maja.

”Ada beberapa lokasi yang akan dibangun, tetapi masih terganjal dengan harga. Karena kita tidak bisa melanggar atau melewati harga patokan yang ditetapkan tim appraisal (tim penilai). Tapi dalam waktu dekat lokasi akan ditinjau,” ujar Darmawan.

Dia berharap, sisa kebutuhan lahan untuk pembangunan huntap bisa segera terselesaikan. Sehingga huntap untuk di Way Muli, Maja dan warga Pulau Sebesi juga bisa dibangun bersamaan dengan huntap lainnya.

Khusus huntap yang lahannya telah tersedia segera dibangun. Saat ini masih menunggu dari konsultan perencana untuk bentuk dan mekanisme pembangunannya nanti.

”Apakah menggunakan konsep warga yang akan membangun? Pemerintah hanya memberikan bahan-bahan kebutuhan, sedang contoh huntapnya nanti dibuat. Atau, nantinya akan dibangunkan sekaligus, baru diberikan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya