Ketua DPR Minta Maskapai Penerbangan Gratiskan Kargo Pengiriman Bantuan ke Palu
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, meminta maskapai penerbangan menggratiskan biaya pengiriman bantuan bagi korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Tengah.
"Kalau dunia saja menunjukan rasa solidaritasnya, seharusnya kita juga menunjukan hal yang serupa. Saya mengimbau maskapai penerbangan juga bisa melakukan hal yang serupa. Minimal bisa menggratiskan atau memberi keringanan biaya bagi warga yang ingin mengirimkan bantuan melalui kargo," ujar Bamsoet dalam keterangan persnya, Rabu (3/10/18).
Ia pun meminta pihak lain turut membantu untuk menghadapi musibah ini.
Lebih lanjut, Bamsoet menginformasikan, penanganan musibah gempa dan tsunami sudah ditangani pemerintah secara cepat. Namun, DPR RI juga terus mendorong kementerian dan lembaga menerjunkan kekuataannya untuk membantu para korban yang terkena musibah.
Presiden Jokowi juga sudah menunjuk Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk memimpin tim penanganan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, dengan koordinasi teknis berada di Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan.
"Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki Wapres Jusuf Kalla, sebagaimana yang sudah ditunjukan beliau saat menangani tsunami di Aceh, Insya Allah musibah ini bisa kita lalui secepat mungkin," ungkap Bamsoet.
Selain itu, ungkap Bamsoet, berbagai kementerian dan lembaga seperti Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, BNPB, Basarnas, serta lainnya telah bekerja keras menangani kejadian pascagempa dan tsunami.
"Doa dan dukungan dari masyarakat terus dibutuhkan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah," imbuhnya.
Dari koordinasi yang sudah dilakukan, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menjelaskan, distribusi bantuan memang menghadapi berbagai tantangan. Medan wilayah sangat berat untuk ditembus dan dilalui. Selain itu, kendaraan bantuan logistik juga kerap dihadang oleh warga yang membutuhkan bantuan.
"Alhamdulilah mulai pagi tadi berbagai daerah terisolasi di Kabupaten Sigi seperti Kecamatan Lindu, Kulawi Selatan, Gumbasa, sudah mulai menerima distribusi bantuan. Aparat keamanan terus ditambah untuk mengamankan bantuan yang masuk. Pembukaan berbagai akses ke daerah terdampak terus dilakukan oleh TNI, Polri dan Basarnas," kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum KADIN ini memaparkan, pemerintah juga sudah membuka akses untuk menerima bantuan internasional. Setidaknya, sudah ada lebih dari 18 negara, seperti Arab Saudi, Amerika Serikat, Perancis, Republik Ceko, Swiss, Norwegia, Hungaria, Turki, Uni Eropa, Australia, termasuk UNDP dan ASEAN yang siap memberikan bantuan. Ini menunjukan solidaritas dunia terhadap Indonesia sangat kuat.
Sementara, sebanyak 300 ton bantuan logistik sudah terkirim ke Palu melalui Makassar sebagai pintu masuk bantuan ke Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Bantuan tersebut dikumpulkan di Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.
Sejak Rabu (3/10/2018) dini hari para relawan dari berbagai daerah juga terus berdatangan. Bersama petugas TNI AU mereka sibuk mengemasi barang bantuan guna dimasukkan ke pesawat jenis Hercules dan CN.
Mayor Penerbang Armin Yusuf mengatakan, untuk saat ini bantuan logistik diprioritaskan bagi para korban gempa bumi dan tsunami.
"Bantuan logistik sekarang menjadi prioritas utama dan saat ini sudah 200-300 ton yang dikirim ke Palu," kata Armin di Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin, Rabu (3/10).
Armin menjelaskan, terdapat tiga tiga titik pengiriman bantuan. Yakni Jakarta, Makassar dan Balikpapan.
Selain mengitim bantuan, pesawat Hercules juga digunakan untuk mengevakuasi korban atau membantu keluarga korban.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
