Kemarau Panjang, Dinas TPH Siapkan 500 Pompa Air
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Lampung memetakan sejumlah wilayah rawan kekeringan selama musim kemarau tahun ini.
Kepala Dinas TPH Provinsi Lampung, Edi Yanto, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan sejumlah wilayah rawan kekeringan sekaligus mendata lahan pertanian yang berdampak kemarau panjang.
“Kita juga siap menyalurkan bantuan pompa air sebanyak 500 unit dengan berbagai tipe, yakni tipe 2 inci, 3 inci, dan 4 inci sesuai kebutuhan di setiap daerah,” ujarnya kepada rilislampung.id, Selasa (31/7/2018).
Edi juga menyarankan petani untuk bergabung dalam asuransi usaha tani sebagai langkah antisipasi jika terjadi gagal panen akibat kemarau.
“Hingga saat ini, kami memang belum menerima laporan wilayah mana saja yang mengalami kekeringan. Tapia da daerah yang telah dipetakan, yakni Palas, Sragi, Kedondong, dan beberapa wilayah di Lampung Timur,” jelasnya.
Sementara Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto, memprediksi musim kemarau akan berlangsung hingga Oktober.
“Dikarenakan terjadinya angin Monsom Australia yaitu angin yang bertiup dari Australia menuju benua Asia yang melewati wilayah Indonesia. Angin tersebut tidak terbentuknya awan,” tuturnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
