Kasus Ratna Sarumpaet Dirasa Janggal karena Tak Lapor Polisi

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

2 Oktober 2018 19:40 WIB
Nasional | Rilis ID
Ratna Sarumpaet. FOTO: Istimewa.
Rilis ID
Ratna Sarumpaet. FOTO: Istimewa.

RILISID, Jakarta — Pengamat Politik dari Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe, mengatakan, ada kejanggalan dalam kasus dugaan penganiayaan yang menimpa aktivis Ratna Sarumpaet.

Pasalnya, kata Ramses, Ratna hingga kini tak melaporkan penganiayaan yang disebut-sebut terjadi sejak pekan lalu tersebut.

"Kalau enggak lapor (polisi) kan berati munculkan banyak spekulasi termasuk spekulasi politik yang akhirnya menyudutkan Jokowi," katanya kepada rilis.id, Selasa (2/10/2018).

Ramses menilai, adalah hal yang aneh dan tak wajar bila ada seseorang yang dianiaya tetapi enggan melaporkan ke polisi. Sehingga, menurutnya, wajar apabila publik menduga-duga keganjilan kasus tersebut.

"Mestinya kan lapor polisi saja. Kan aneh kalau dianiaya tapi enggak buat laporan," ujarnya.

Meski begitu, menurut Ramses, dirinya turut mengutuk dengan keras bila kasus itu benar terjadi. Menurutnya, otoritas hukum harus segera mengusut dengan tuntas dengan segera mencari pelaku untuk diadili.

"Kalau motifnya personal, tentu kriminal biasa. Kalau ternyata motifnya politik, maka ini preseden buruk bagi demokrasi dan penghargaan terhadap hak politik dan kebebasan sipil," tandasnya.

Sebelumnya, aktivis perempuan, Ratna Sarumpaet dikabarkan masuk rumah sakit. Ia mengalami babak belur di bagian wajahnya.

Informasi ini diterima rilis.id dari pesan whatsapp. Tercantum narasumbernya, Lili Bertha Kartika. 

"Ibu Ratna Sarumpaet dalam kondisi babak belur pagi ini, beliau masih dalam kondisi trauma berat dipukuli beberapa orang," ungkapnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya