Kapolri Tegaskan Situasi di Palu Aman dan Kondusif
Sukma Alam
Mamuju
RILISID, Mamuju — Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, situasi Kota Palu, Sulawesi Tengah, sudah relatif aman dan kondusif. Ia menyebut soal informasi penjarahan hanya beredar di media sosial.
"Saya tegaskan bahwa situasi keamanan di Kota Palu dan sekitarnya saat ini sudah relatif sangat aman. Hanya di media saja banyak sekali yang beritanya tentang penjarahan," ujar Tito, Kamis (10/4/2018).
"Itu mungkin terjadi pada hari pertama dan kedua hingga ketiga karena memang saat itu infrastrukturnya belum pulih," lanjutnya dikutip Antara.
Ia mengatakan, penanganan gempa dan tsunami di Palu dengan penanganan gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, berbeda. "Problemnya kan itu tadi, akses disana beda dengan Lombok. Di Lombok itu terdapat dua bandara dan tidak terdampak, pelabuhan tidak terdampak jalur logistik juga sangat cepat bisa dari Denpasar, Bali dan Surabaya, Jawa Timur. Jalan-jalan di sepanjang Lombok juga semua bagus," tuturnya.
"Kalau ini kan tidak, bandaranya cuma satu dan terdampak sehingga pesawat besar sekelas Boeing 800 dan 900 tidak bisa masuk, kemudian jalur darat juga sempat ada gangguan seperti longsor dan lain-lain," terangnya.
Sebelumnya, Penjarahan terjadi di Palu pascabencana gempa, Jumat (28/9) lalu. Polisi telah menyita barang jarahan sandal hingga satu unit mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank BNI.
Polisi juga telah menetapkan 45 orang menjadi tersangka atas dugaan tindak penjarahan di Palu.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
