KPK Cium Peran Mensos Idrus Marham dalam PLTU Riau-1

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

1 Agustus 2018 15:45 WIB
Nasional | Rilis ID
Mensos Idrus Marham. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Mensos Idrus Marham. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarief, menyebut peran Menteri Sosial Idrus Marham dan Dirut PLN Sofyan Basir cukup sentral dalam kasus suap PLTU Riau 1.

Pasalnya, kedua orang tersebut kerap dipanggil menjadi saksi dalam kasus yang menyeret Wakil ketua Komisi VII DPR Eni Maulana Saragih.

"Ya kalau dipanggil sebagai saksi dianggap yang bersangkutan mungkin mengetahui kasus tersebut," ujarnya di gedung KPK, Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Kendati demikian, saat ditanya peran keduanya lebih jauh, Laode enggan membeberkannya. Sebab, hal itu sudah masuk ke ranah penyidikan.

Namun, ia tak membantah bahwa kedua orang itu ditelisik terkait pembicaraan proyek listrik 35.000 megawatt yang pernah dilakukannya.

"Peran kan enggak bisa saya jelaskan, kan materi penyelidikan kan," paparnya.

Sebelumnya, juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan penyidik sedang mendalami pertemuan-pertemuan antara Idrus dan Dirut PLN Sofyan Basir dengan kedua tersangka.

Dalam kasus ini yakni Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih (EMS) dan bos Blackgold Natural Recourses Limited milik Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK).

"Ada keterangan-keterangan yang perlu kita gali dan klarifikasi lagi," kata Febri.

Kuat dugaan pertemuan-pertemuan tersebut terungkap dalam CCTV yang disita KPK dari sejumlah lokasi. Saat itu, Idrus masih menjabat sebagai Sekjen Partai Golkar.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya