Sultan Sekala Brak Lampung: Sejak Dulu, Indonesia Selalu Bersatu

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

23 September 2018 07:00 WIB
Daerah | Rilis ID
FOTO: Instagram/@edwardsyahpernong1
Rilis ID
FOTO: Instagram/@edwardsyahpernong1

RILISID, Jakarta — Raja dari Sekala Brak Kepaksian Pernong, Lampung, Sultan Sekala brak Yang Dipertuan ke-23, Saibatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Edward Syah Pernong, mengatakan sejak dulu, bangsa Indonesia selalu bersatu.

"Bangsa kita ini kan dari dulu bangsa yang utuh. Bangsa yang bersatu," katanya saat berbincang bersama rilis.id di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/9/2018) kemarin.

Menurutnya, sangat penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama, ketika menghadapi setiap pesta demokrasi di Indonesia, salah satunya Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.  

Mantan Kapolda Lampung itu menilai, masa depan bangsa Indonesia tidak akan terbangun bila tidak dilandasi dengan persatuan yang utuh. 

Sehingga, karakter bangsa Indonesia yang bersatu itu harus terus dijaga keutuhannya. 

"Kita ini kan bangsa yang tersebar, terpencar, beragam, tapi satu, bersatu," ujarnya. 

Purnawirawan jenderal polisi bintang satu itu mengimbau, persatuan dan kesatuan bangsa yang telah dibangun ini jangan sampai dirusak oleh sekelompok kepentingan politik dalam Pilpres 2019. 

Pasalnya, hal itu justru membuat perpecahan sesama anak bangsa yang bisa jadi dimanfaatkan kemudian oleh pihak-pihak luar. 

"(Perpecahan) Ini adalah termasuk entry point dari pihak luar yang akan memecah-belah bangsa kita. Mereka melihat dari perpecahan ini dan masuk untuk menghancurkan. Perpecahan diperdalam, perpecahan diperparah, benturan diperkeras sehingga timbul fragmentasi," jelas dia. 

Edward berharap, para pemangku kepentingan di Pilpres 2019 bisa menjaga kesejukan dan kedamaian dalam pesta demokrasi tersebut. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya