Ini Persiapan BNPB Hadapi Kekeringan
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Direktur Pemberdayaan Masyarakat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lilik Kurniawan mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) untuk bersiap menghadapi kekeringan di sejumlah daerah Indonesia.
"Kami sudah sampaikan kepada BPBD untuk bersiap-siap. Pemetaan sudah dilakukan, tetapi kami tetap mengikuti data dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika)," katanya saat dihubungi di Jakarta, Kamis (2/8/2018).
Untuk daerah yang diperkirakan akan mengalami kekeringan, kata Lilik, BPBD setempat sudah diinstruksikan unuk mengidentifikasi titik-titik yang memiliki sumber air yang tidak terlalu terdampak musim kemarau.
Sumber-sumber air itu, akan menjadi pasokan utama bagi masyarakat di daerah tersebut, jika di wilayah tempat tinggalnya sudah mulai kesulitan air.
"Kami juga meminta BPBD untuk menyiapkan tangki-tangki air untuk mendistribusikan ke wilayah-wilayah yang kesulitan air," tambahnya.
Namun, Lilik menyebutkan distribusi pasokan air menggunakan mobil tangki merupakan langkah terakhir yang bisa dilakukan.
Sebelumnya, masyarakat sudah diminta untuk menyimpan air mengantisipasi kekeringan.
"Misalnya dengan menyimpan air hujan saat musim penghujan. Model-model seperti itu sudah banyak dilakukan baik langsung di rumah-rumah, maupun fasilitas-fasilitas yang ada di desa seperti masjid, gereja dan sekolah," jelasnya.
Lilik mengatakan, antisipasi kekeringan telah dilakukan secara jangka panjang maupun jangka pendek.
Ia berharap semua pihak siap menghadapi kemungkinan kekeringan di musim kemarau.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
