IWD, KPPRI Nilai Ketua DPR Wanita jadi Langkah Maju Kaum Perempuan

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

8 Maret 2020 13:30 WIB
Nasional | Rilis ID
Ketua DPR RI Puan Maharani
Rilis ID
Ketua DPR RI Puan Maharani

RILISID, Jakarta — Ketua Presidium Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia ( KPPRI), Diah Pitaloka menilai, terpilihnya ketua DPR RI dari kalangan kaum perempuan merupakan langkah maju yang sangat penting untuk diikuti langkah pencapaian selanjutnya. Hal ini dikatakannya menyambut Hari Perempuan Internasional atau International Woman's Day (IWD) yang jatuh pada hari ini. 

Seperti diketahui, mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani terpilih sebagai perempuan pertama yang menduduki jabatan ketua DPR RI.

“Indonesia jauh lebih maju dan demokratis dibandingkan sebagian besar negara-negara yang baru lahir lainnya.Ya, sejak pertama Indonesia merdeka, bangsa Ini pun telah mengakui bahwa warga perempuan adalah bagian yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Diah di Jakarta, Minggu (8/3/2020).

Dia juga menilai, hadirnya perempuan dalam posisi politik dan pengambilan keputusan, termasuk dalam badan legislatif, dapat berkontribusi untuk meredefinisi prioritas politik sesuai dengan kebutuhan seluruh masyarakat, baik laki-laki dan perempuan.

“Menempatkan kajian-kajian terbaru dalam agenda politik yang mencerminkan masalah riil masyarakat; serta memberi alternatif solusi dari perspektif berbeda.” katanya. 

Kehadiran perempuan, sambungnya,  juga membawa nilai dan pengalaman spesifik perempuan. "Dan menyediakan perspektif baru terhadap isu-isu politik arus utama yang terkadang  sangat kental nuansa ideologi patriarkhinya,” pungkasnya. 

Kendati begitu, Diah mengungkapkan jumlah kehadiran dan kepempimpinan perempuan dalam politik Indonesia masih relatif kecil dan berjalan lambat dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan yang sama. Meski telah diakui secara konstitusiional begitu lamanya. 

“Secara presentase, perempuan di parlemen Indonesia saat ini (hasil Pemilu 2019,) sebanyak 20,35 persen, masih lebih kecil sedikit dibandingkan dengan negara sekawasan yakni Filipina, Laos dan Vietnam,juga di bawah Nepal, Ethiopia dan Tanzania,” jelas dia.

 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya