Hanya 11 dari Ratusan Wartawan di Mesuji Ikuti Rapid Test
Juan Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Hanya sebelas dari ratusan wartawan dari sejumlah media di Mesuji yang mengikuti rapid test untuk mendeteksi dini virus corona.
Tes cepat itu dilakukan di Puskesmas Brabasa, Tanjungraya, Selasa (6/10/2020). Bupati Mesuji, Saply TH, ikut memantau langsung.
Pengambilan sampel darah semula dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB. Namun sampai selesai hanya 11 orang jurnalis yang hadir.
Salah satu yang sudah tiba lebih dulu di pusesmas adalah wartawan rilislampung.id, disusul beberapa pekerja pers dari sejumlah media.
Pengambilan sampel darah melalui pemeriksaan ketat. Para petugas kesehatan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Yakni dokter Eko S dan dua perawat.
Para peserta tes dilakukan pemeriksaan satu-per satu. Setelah itu menunggu 15 menit untuk mengetahui hasil tes. Syukur, tidak ada yang reaktif.
Peserta yang ikut dalam pemeriksaan terdiri dari jurnalis rilislampung.id, beberapa dari organisasi media online setempat, dan Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Mesuji.
Saply mengatakan rapid test penting untuk mendeteksi persebaran Covid-19. Untuk itu, bupati mengimbau awak media di Mesuji yang belum tes hadir pada 7 Oktober 2020. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
