Faktor Ekonomi, Pemudik Motor Ini Nekat Bawa Anak Kecil dan Barang

Sukma Alam

Sukma Alam

Cilacap

11 Juni 2018 09:59 WIB
Nasional | Rilis ID
FOTO: Istimewa
Rilis ID
FOTO: Istimewa

RILISID, Cilacap — Sejumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor nekad membawa anak yang masih berusia balita. Meski pemerintah melaranga, namun meraka yakin dalam perjalanan tak terjadi apa-apa.

"Ya tidak apa-apa, yang penting hati-hati saja dalam perjalanan," kata Zaki, seorang pemudik dari Bekasi yang akan pulang kampungnya di Cilacap, Jawa Tengah, Senin (11/6/2018).

Ia mengaku memilih pulang ke kampung halamannya dengan menggunakan sepeda motor bersama isteri dan anaknya yang masih balita, karena faktor ekonomi.

Dikatakannya, mudik dengan menggunakan sepeda motor itu cukup efisien atau tidak perlu mengeluarkan banyak uang.

Karena itu, ia memilih mudik menggunakan sepeda motor bersama isteri dan anaknya yang masih balita.

Selain membawa isteri dan anaknya, Zaki juga membawa banyak barang yang dibungkus dengan kertas dan tas ukuran besar.

Barang-barangnya itu disimpan di bagian belakang sepeda motornya yang sebelumnya telah dimodifikasi.

Sementara itu, di sepanjang jalur Pantura Karawang, iring-iringan pemudik yang menggunakan sepeda motor pada Senin dini hari atau H-4 Lebaran 2018, jika Idul Fitri jatuh pada Jumat (15/6), cukup banyak.

Pada malam hingga dini hari, tetap banyak pemudik bermotor yang melintas. Mereka umumnya memilih berangkat mudik pada sore hari karena suasananya cukup nyaman.
 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya