Dicitrakan Negatif, KPID Ajak Masyarakat Betawi Sumbang Ide Program Siaran
Sukma Alam
Jakarta
Selain itu Rizky berpesan kepada masyarakat Batawi agar dapat menjadi penonton cerdas. Penonton yang dapat memilah dan memilih tayangan yang berkualitas dan mencerdaskan.
“Masyarakat merupakan bagian yang dapat menentukan kualitas produk lembaga penyiaran. Sehingga yang dapat kita lakukan adalah dengan menjadi penonton cerdas. Penonton, selektif memilih tayangan sehingga produk siaran tidak berkualitas lama kelamaan ditinggalkan beralih ke program tayangan yang berkulitas dan mencerdaskan. Cerdas Penontonnya, Berkualitas Siarannya,” ujarnya.
Baik Roni maupun Fadjriah, keduanya mengakui bahwa literasi masyarakat Betawi saat ini memang agak tersendat. Maka diperlukan literasi-literasi media secara terus menerus kepada masyarakat Betawi.
Karena zaman berubah, maka sebaiknya komunitas Betawi dapat juga meningkatkan literasi digital agar orang Betawi mampu menaikkan harkat, derajat dan kemanusiaannya sendiri.
“Kami berharap komunitas-komunitas Betawi dengan adanya literasi semacam ini nantinya akan banyak lagi eksplore gagasan ide agar menyumbang program-program positif yang menggambarkan masyarakat Betawi dengan baik,” ungkap Roni sebagai penutup diskusi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
