Demokrat Minta Presiden Jelaskan Sumber Dana Rp405 T untuk COVID, Utang Atau Cetak Uang?
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Presiden Joko Widodo mengatakan akan mengucurkan dana senilai Rp405,1 triliun untuk penanganan COVID-19. Antara lain untuk kesehatan, keamanan sosial, insentif perpajakan, hingga kredit usaha rakyat.
"Total tambahan belanja dan pembiayaan APBN 2020 untuk penanganan COVID-19 sebesar Rp405,1 triliun," ujar Jokowi dalam konferensi pers secara virtual di Istana Bogor, Selasa ( 31/3/2020).
Menanggapi itu, Politisi Partai Demokrat Andi Arief menilai Presiden Jokowi harus menjelaskan secara transparan soal sumber uang untuk bantuan tersebut.
"Soal sumber uangnya hutang atau 'cetak uang'? Dijelaskan pada rakyat rasionalitasnya," kata Andi Arief lewat cuitan twitternya, Selasa (31/3).
Kendati demikian, Andi mengaku mendukung pemerintah dalam memberi bantuan yang besar pada rakyat soal penanganan virus corona jenis baru atau COVID-19.
"Saya membaca berulang pidato Pak Jokowi. Saya dukung upaya Pemerintah berikan bantuan cukup besar pada rakyat," katanya.
Aktivis 98 itu berharap bantuan tersebut dapat memudahkan pemerintah untuk menangani wabah COVID-19 secara cepat.
"Karena bantuan memudahkan pemerintah buat kebijakan drastis tangani virus corona," kata Andi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
