Demokrat Jawab Ini Kala Disindir Megawati yang Jengkel soal 'Politik Dinasti'
Nailin In Saroh
Jakarta
Mega berharap, proses regenerasi tersebut tidak dijadikan sebagai momentum untuk membangun dinasti politik dengan memaksakan calon yang diusung dari keluarga hingga kerabat dari petinggi partai banteng.
Sementara menyoal Puan Maharani, yang bisa menjabat sebagai ketua DPR, Mega mengaku itu karena usaha dan kerja keras puterinya sendiri. Ia menegaskan tidak pernah memaksa Puan untuk menjadi pimpinan atau apapun yang menjadi kehendaknya.
“Ada orang yang ngomong, Mbak Puan jadi Ketua DPR itu saya yang angkat-angkat. Mana mungkin? Memang suaranya (yang dia dapat) gede. Enggak ada yang bisa nahan. Begitu,” ungkap Mega.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
