Cipadang Kelola Potensi Desa, dari Kolam Mini Hingga Wisata Sungai
Darmansyah Kiki
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Desa Cipadang yang masuk dalam wilayah Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran mulai terlihat mengembangkan potensi desanya.
Berbagai potensi desa itu terkait dengan upaya ketahanan pangan. Misalnya setiap rumah tangga disana diminta untuk menanam sayur mayur yang diinisiasi kelompok tani wanita di 12 dusun.
“Hal itu justru untuk membantu menghemat pengeluaran rumah tangga,” ungkap Kepala Desa Cipadang, Sugianto kepada Rilislampung, Sabtu (13/3/2021).
Lalu, lanjut Sugianto, di salah satu dusunnya, yakni Sumbersari, dari 337 kepala keluarga yang ada, sebanyak 174 kepala keluarga sudah membuat kolam ikan mini di depan rumah.
“Kebanyakan ikan lele, kolamnya pakai plastik. Kedepannya semua rumah di Cipadang harus membuat kolam mini,” tambah Sugianto yang ditemui saat kegiatan gotong royong desa untuk persiapan lomba desa.
Potensi desa yang kini sedang menjadi primadona adalah wisata Sungai Bronjong. Pihak desa bekerjasama dengan PTPN VII Way Lima untuk pengelolaannya.
“Wisata Sungai Bronjong itu sekarang sudah dikelola badan usaha milik desa (Bumdes) dan pemasukannya masuk ke kas desa. Meski belum lama dikelola desa, tempat wisata itu mulai dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat setempat, serta membuka lapangan pekerjaan,” papar Sugianto lagi.
Menurutnya, pengelolaan wisata sungai yang juga berada di areal lahan PTPN VII Way Lima itu, baru resmi dipegang Bumdes Cipadang sekitar 15 hari.
“Sekarang sudah ada 68 pedagang dan 37 orang tenaga kerja yang kita kelola. Semuanya warga kita, ditambah tujuh orang dari desa tetangga,” tambah Sugianto.
Namun Sugianto masih enggan memaparkan berapa penghasilan dari pengelolaan Wisata Sungai Bronjong dan kemana saja uang itu dialokasikan.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
