Bentrok TNI Vs Brimob di Maluku, Begini Penjelasan Polda

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Ambon

21 Desember 2019 20:25 WIB
Nasional | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILISID, Ambon — Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M Roem Ohoirat mengakui terjadinya insiden antara personel Kompi 3 Yon C Pelopor Brimob dengan personel TNI-AD Batalion 734/SNS Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada Jumat, (20/12/2019) akibat adanya kesalah-pahaman.

"Fakta di lapangan menunjukan bahwa pada Jumat (20/12), sekitar pukul 19:00 WIT bertempat di perempatan perbelanjaan Satos telah terjadi kesalah- pahaman antara personil dari dua satuan berbeda ini," katanya, di Ambon, Sabtu (21/12/2019).

Kronologi kejadiannya bermula pada pukul 19:00 WIT personil Kompi 3 Yon C Pelopor Brimob Polda Maluku sedang melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

KRYD adalah kegiatan kepolisian seperti patroli, pengaturan lalu lintas dan penjagaan. Namun, intensitasnya ditingkatkan di perempatan perbelanjaan Satos dan menemukan seseorang mengendarai sepeda motor yang berlawanan arus lalu lintas dan tidak menggunakan helm.

Akibatnya pengendara ditegur oleh unit patroli Kompi 3 Yon C Pelopor Brimob Polda Maluku atas nama Bharatu Marselinus Laikier sehingga terjadi pertengkaran mulut dan berlanjut hingga terjadi penamparan oleh Bharatu Marselinus terhadap warga tersebut yang belakangan diketahui sebagai anggota Kompi 734/SNS Saumlaki atas nama Prada Palisoa.

Bersamaan beberapa anggota Kipan 734/SNS yang berada di tempat kejadian perkara yang sedang mengantarkan ibu-ibu Persit berbelanja di Satos melihat kejadian tersebut, sehingga tidak terima dan terjadi perkelahian di tempat kejadian perkara.

Karena melihat salah seorang anggota Kipan B mencabut sangkur, Bharatu Marselinus Laikier anggota Brimob melepaskan tembakan dengan peluru hampa.

Personil Brimob kemudian ditarik kembali ke Mako dan beberapa anggota Polres MTB datang ke TKP dengan tujuan mengamankan lokasi kejadian.

Kemudian pada pukul 20:25 WIT sekitar 40 personil Kipan A Yonif 734/SNS datang Ke lokasi kejadian menggunakan kendaraan roda enam maupun roda dua.

"Sebagian d antara mereka melakukan pemukulan terehadap personil Polres MTB yang saat itu sedang malakukan pengamanan TKP namun sebagian diantara mereka mengamankan anggota Polres yang ada di TKP," ujar Roem Ohoirat. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya