Bayar SPP Pakai Go Bills, Mas Menteri Nadiem: Saya Jengkel Kalau Disebut Ada Kepentingan

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

20 Februari 2020 17:30 WIB
Nasional | Rilis ID
Mendikbud, Nadiem Makarim. FOTO: Istimewa
Rilis ID
Mendikbud, Nadiem Makarim. FOTO: Istimewa

RILISID, Jakarta — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim tak terima jika idenya terkait pembayaran SPP melalui Go Bills syarat akan kepentingan. Dia mengaku jengkel kepada pihak-pihak yang mengatakan hal tersebut. 

Menteri yang biasa biasa disapa Mas Menteri ini menegaskan, pembayaran SPP melalui Go Bills tidak ada kaitannya sama sekali dengan kebijakan Mendikbud.

"Dalam prinsip hidup saya, saya tidak pernah meragukan integritas hidup saya, saya jengkel ketika ada yang menyebutkan kalau saya mempunyai kepentingan terkait ini (Pembayaran SPP melalui Go Bills), tentu ini tidak ada kaitannya dengan kebijakan Kemendikbud," tegas Nadiem saat Raker dengan Komisi X di Ruang Komisi X Gedung DPR RI Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020).

Mantan CEO Gojek ini juga menekankan, Kemendikbud tidak akan menciptakan konflik kepentingan dalam kebijakan yang dibuatnya.

"Kami (Kemendikbud) terutama saya tidak akan pernah menciptakan conflict of interest dalam membuat kebijakan," katanya.

Nadiem pun menjelaskan, pembayaran SPP melalui aplikasi Go bills hanya bertujuan untuk mempermudah publik untuk melakukan pembayaran SPP serta tidak memaksa publik untuk melakukan pembayaran melalui Go Bills.

"Ini hanya untuk mempermudah masyarakat untuk melakukan pembayaran SPP dan ini dikembalikan lagi pada pilihan masyarakat untuk membayar SPP," pungkasnya. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf menyambut baik apabila iuram sekolah dibayarkan melalui GoPay. Namun, pihaknya akan protes apabila pembayaran SPP melalui GoPay atau Go Bills berdasarkan instruksi Nadiem Makarim yang merupakan mantan CEO Go-Jek.

Sebab, menurut dia, ini sama dengan Nadiem menyalahgunakan kewenangannya.

"Karena itu kan sama saja menggunakan kewenangan ataupun menggunakan kepentingan sendiri," ujar Dede, Senin (17/2).  

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya