256.956 Anak se-Bandarlampung Diimunisasi Campak dan Rubella

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

1 Agustus 2018 19:29 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Sekkot Badri Tamam, Kadiskes Edwin Rusli dan anggota DPRD Lampung Eva Dwiana Herman HN menyaksikan proses imunisasi campak rubella di SD Al Kautsar, Rabu (1/8/2018). FOTO: Humas Pemkot Bandarlampung
Rilis ID
Sekkot Badri Tamam, Kadiskes Edwin Rusli dan anggota DPRD Lampung Eva Dwiana Herman HN menyaksikan proses imunisasi campak rubella di SD Al Kautsar, Rabu (1/8/2018). FOTO: Humas Pemkot Bandarlampung

RILISID, Bandarlampung — Sebanyak 256.956 anak di Kota Bandarlampung bakal menjalani imunisasi vaksin measles and rubella (MR) atau campak dan rubella. 

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bandarlampung, Edwin Rusli, mengatakan imunisasi ini akan dilakukan ditiap sekolah selama bulan Agustus. 

"Kita harap 100 persen tercapai di bulan Agustus mendatangi seluruh sekolah. Nanti di bulan September kita berikan pelayanan bagi sekolah yang belum dilakukan imunisasi campak rubella bisa dilakukan di puskesmas, puskeskel, posyandu, dan rumah sakit," kata mantan Kadiskes Waykanan ini saat pencanangan imunisasi campak rubella serentak se-Indonesia di SD Al Kautsar, Rabu (1/8/2018). 

Dia mengklaim untuk anak-anak Bandarlampung dipastikan bebas dari virus dan dampak virus campak dan rubella. Pihaknya juga mengantisipasi penolakan imunisasi dari orangtua dengan melibatkan pemuka agama, dokter, dan sekolah. 

"Di Bandarlampung tidak ditemukan, imunisasi. Kita kerjasama dengan sekolah dan pemuka agama bahwa imunisasi ini penting dilakukan, karena masih ada penolakan oleh sejumlah orangtua. Tapi kalau masih ada yang menolak ya nggak apa-apa," ujarnya. 

Sementara Sekretaris Kota (Sekkot) Badri Tamam, mengatakan pencanangan kampanye imunisasi campak rubella bisa membuat generasi penerus di Bandarlampung sehat dan kuat. 

"Imunisasi ini akan untuk anak-anak berumur 9 bulan sampai 15 tahun. Kita berharap anak- anak Bandarlampung sehat dan kuat, ini untuk ketahanan tubuh. Ini salah satu gerakan masif kita untuk melawan virus ini. Mulai dari posyandy, puskesmas, PAUD dan sekolah bergerak," jelasnya. 

(baca juga: Kadiskes Lampung: Ayo Lindungi Anak-Anak dari Bahaya Campak dan Rubella)

Senada juga diungkapkan anggota DPRD Provinsi Lampung, Eva Dwiana Herman HN. Ia berharap kalangan legislatif juga turut berperan mensosialisasikan imunisasi ini. 

"Semua anggota dewan di Lampung saya harap bisa mensosialisasikan ini, bantu pemerintah melakukan gerakan ini. Kita juga harus bantu mendorong anak-anak yang misalnya sudah terkena virus campak rubella dengan menyediakan fasilitas sekolah untuk mereka," pungkasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya