218 Anak Pekanbaru Bakal Diimunisasi Campak dan Rubella
Elvi R
Pekanbaru
RILISID, Pekanbaru — Sebanyak 218 anak usia sembilan bulan hingga kurang dari 15 tahun akan diimunisasi Campak dan Rubella (MR) di Kota Pekanbaru, Riau.
"218 anak yang menjadi target imunisasi sudah terdata di seluruh kecamatan Kota Pekanbaru," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldi Saragih di Pekanbaru, Selasa (31/7/2018).
Zaini Rizaldi menjelaskan, Dinkes Kota Pekanbaru sudah melakukan koordinasi dengan semua Pusat Pelayanan Kesehatan (Puskesmas), Rumah Sakit dan tim pelaksana MR di wilayah setempat tentang teknis pelaksanaan.
"Kami sudah sosialisasikan ini ke semua kecamatan di Pekanbaru," ujarnya.
Menurutnya, imunisasi akan mulai pada 1 Agustus hingga September 2018. Dalam program imunisasi nasional itu dikatakan Zaini Rizaldi Saragih, Dinkes menargetkan pemberian vaksin Campak dan Rubella di Kota Pekanbaru mencapai 95 persen dari 218 ribu anak.
Hal inilah mengingat Campak dan Rubella sangat rentan dengan daya tahan tubuh dan menular, tindakan pencegahan perlu dilakukan.
"Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mencanangkan program untuk memutus mata rantai penyebaran virus campak dan rubella kepada anak usia 9 bulan sampai usia di bawah 15 tahun," kata Zaini.
"Jadi kami berharap dengan program imunisasi MR ini, dapat memutus mata rantai penyebaran virus Rubella sejak usia anak-anak," imbuhnya.
Zaini menambahkan gejala yang timbul jika terserang penyakit ini adalah demam, bercak kemerahan, batuk, pilek, mata merah dan selanjutnya timbul ruam di sekujur tubuh.
"Penyakit Campak dapat mengakibatkan komplikasi berat sehingga menyebabkan radang paru, radang otak, diare berat, radang telinga, dehidrasi, dan kematian. Insiden tinggi terjadi pada anak berusia lima hingga sembilan tahun dan tingkat penularan pada kelompok anak sangat tinggi," tambahnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
