Bangga! Tim Terjun Payung Lampung Borong 3 Medali di Kejurnas Korps Brimob
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Tim terjun payung Lampung berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indoor Skydiving Dankorbrimob Cup II 2025.
Bertanding di Wind Tunnel Korps Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada 18–21 Desember 2025, tim Lampung sukses meraih tiga medali, masing-masing satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Hasil ini menjadi modal penting dalam menatap PON 2028.
Ketua Komite Terjun Payung FASI Lampung, Hasan, mengatakan pihaknya menurunkan lima atlet yang berlaga di tiga nomor lomba. Kelima atlet tersebut tampil pada nomor Four Way Formation Skydiving (FS) Advance Putra, Two Way FS Advance Putra, dan Two Way FS Rookie Putra.
“Kejuaraan ini menjadi ajang uji kemampuan atlet setelah menjalani latihan panjang untuk memperbaiki prestasi dari PON sebelumnya. Secara teknis, mereka sudah mulai matang,” ujar Hasan saat mendampingi atlet di Bogor, Minggu (21/12/2025).
Medali emas diraih tim Lampung pada nomor Four Way FS Advance Putra yang diperkuat Ichiko Wuryantoro Putro, M. Fadhly Nugroho, Ridwansyah, dan Imam Ramdhan.
Sementara medali perak diraih tim B Two Way FS Advance Putra melalui pasangan Ichiko Wuryantoro Putro dan Ridwansyah.
Medali perunggu dipersembahkan tim A Two Way FS Advance Putra yang dihuni Imam Ramdhan dan M. Fadhly Nugroho. Adapun nomor Two Way FS Rookie Putra diikuti Ridwansyah dan Ichsan Aulia Sejahtera.
Lebih membanggakan, tim peraih emas dipastikan akan mewakili Indonesia pada Kejuaraan Dunia Indoor Skydiving di Prancis, Juli 2026.
“Ini kesempatan besar bagi atlet Lampung untuk terus mengasah kemampuan sebelum turun di Pra Kualifikasi PON 2027,” kata Hasan.
Ia menjelaskan, indoor skydiving kini menjadi tren global dalam olahraga terjun payung. Selain aman dan terukur, teknik indoor memiliki keterkaitan langsung dengan teknik terjun sesungguhnya, khususnya pada nomor Formation Skydiving.
terjun payung
tim terjun payung lampung
kejurnas terjun payung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
