Setop Sebar Hoaks Letusan Krakatau, Hubungi Nomor Ini!
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Berita hoaks terkait bencana alam dan status Gunung Anak Krakatau (GAK) yang tengah erupsi masih hangat diperbincangkan.
Sejumlah pihak tidak bertanggungjawab terus menyebarluaskan kabar dusta meresahkan ini.
Seperti pesan broadcast yang diterima melalui pesan WhatsApp beberapa hari terakhir pasca-mencuatnya berita erupsi GAK.
”Saudara-saudaraku di Panjang Bandarlampung, Kalianda, dan Bakauheni. Tolong dipantau GAK yang saat ini ada dalam status waspada,” isi pesan itu.
”Kalau terjadi erupsi belum diketahui apakah berdampak tsunami atau tidak. Tolong dipantau, terutama Panjang dan Telukbetung. Mudah-mudahan Allah menjauhkan kita dari musibah, aamiin...” bunyi tulisan selanjutnya.
Tak cukup sampai di situ. Pengirim pesan juga meminta masyarakat diKawasan Cilegon Anyer sudah diperingati agar menjauh dari pantai sejauh 2 km.
”Ini informasi dari liputan6 dan Indosiar," yakinnya.
Sejumlah akun Instagram dengan jumlah pengikut lumayan banyak turut membuat postingan meresahkan.
Pesan beruntun tersebut sontak membuat warga panik. Salah satunya, Della Safitri (24) warga Panjang. Ia takut dan tidak bisa tidur dengan tenang pada malam hari.
"Itu infonya GAK lagi meledak ya? Katanya sudah level waspada, benar nggak ya kalau itu bisa menyebabkan tsunami. Dapat juga broadcast-nya. Nggak bisa tidur kalau malam karena takut," ungkap Della, Rabu (3/10/2018).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
