Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Senin 4 Desember 10 Kali Semburan Abu Tercatat Pengawas

RICO ANGGARA

RICO ANGGARA

Bandarlampung

4 Desember 2023 21:26 WIB
Krakatau | Rilis ID
Foto pantauan erupsi di Gunung Anak Krakatau/magma.esdm.go.id
Rilis ID
Foto pantauan erupsi di Gunung Anak Krakatau/magma.esdm.go.id

RILISID, Bandarlampung — Gunung Anak Krakatau (GAK) tercatat masih terus aktif erupsi sejak akhir November lalu. Pada Senin, 4 Desember 2023 saja tercatat sudah terjadi erupsi GAK yang termonitor petugas.

Berdasarkan https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/informasi-letusan/KRA , tercatat 10 kali erupsi ini terjadi sejak Senin dini hari pukul 02:21 WIB. Pada erupsi ini diamati adanya tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 657 m di atas permukaan laut). 

Saat itu, kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 55 mm dan durasi 35 detik.

Selanjutnya juga erupsi tercatat pada pukul 02:42 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1000 m di atas puncak (± 1157 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 70 mm dan durasi 136 detik.

Di pagi hari, aktivitas GAK juga terus mengeluarkan awas panas. Pada pukul 06:23 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1000 m di atas puncak (± 1157 m di atas permukaan laut). Sementara itu pukul 09:56 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1500 m di atas puncak (± 1657 m di atas permukaan laut).

Erupsi GAK pada pukul 12:41 WIB tecatat menyemburkan abu dengan tinggi kolom abu teramati ± 2000 m di atas puncak (± 2157 m di atas permukaan laut). Lontaran abu ini menjadi yang paling tinggi pada erupsi GAK Senin, 4 Desember 2023.

Kemudian pukul 15:54 WIB erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom abu teramati ± 1000 m di atas puncak (± 1157 m di atas permukaan laut). Selanjutnya pukul 16:15 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 2000 m di atas puncak (± 2157 m di atas permukaan laut).

Erupsi kembali terjadi di GAK pukul 18:13 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1000 m di atas puncak (± 1157 m di atas permukaan laut). Pada pukul 18:17 WIB juga terpantau erupsi terjadi dengan tinggi kolom abu teramati ± 1500 m di atas puncak (± 1657 m di atas permukaan laut).

Erupsi terbaru pada pukul 20:06 WIB, erupsi ini menimbulkan ringgi kolom letusan teramati ± 1000 m di atas puncak (± 1157 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 69 detik.

Untuk itu direkomendasikan Masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati G. Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RICO ANGGARA
Tag :

Gunung anak Krakatau

GAK

gunung anak Krakatau erupsi

erupsi

gak erupsi

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya