Satelit Lampung
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Lampung pertama kalinya memiliki satelit usai Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal melakukan penandatanganan kerjasama dengan dua perusahaan asal Tiongkok.
Ya Gubernur Mirza memang masih dalam kunjungan nya ke Shandong, Tingkok dalam sepekan terakhir.
Tak hanya bertemu dengan calon investor yang akan mendukung pertanian Lampung.
Gubernur Mirza juga melakukan kerjasama dengan dua perusahaan asal negeri Tembok Cina itu.
Dua perusahaan tersebut ialah perusahaan luar angkasa Star.vision Aerospace Ltd. dan Oriental Maritime Space Port (Shandong) Development Group Co., Ltd.
Targetnya tahun depan satelit ini akan segera mengobit.
Meskipun belum banyak yang mengerti, Gubernur Mirza ternyata memiliki target sendiri terkait pemanfaatan satelit ini.
Tak lain tak bukan untuk pertanian Lampung.
Namun peluncuran dan pemanfaatan satelit nantinya tak menggunakan APBD Lampung.
Pasalnya Star.vision memproduksi satelit berukuran mini dan mikro (MiniSAR dan NanoSat) namun dengan kemampuan pengamatan resolusi tinggi hingga 30 cm, efisien dari segi biaya peluncuran dan operasional.
Satelit Lampung
gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
